Narative.id Jawa Barat · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Kebijakan & Politik

FORWIT dan DPRD Indramayu Perkuat Kolaborasi Kawal Demokrasi

OPINI
FORWIT Indramayu Timur bertemu anggota DPRD Fraksi Golkar H. Durosid untuk memperkuat sinergi pers dan legislatif dalam mengawal demokrasi serta pembangunan daerah.
FORWIT Indramayu Timur bersama anggota DPRD H. Durosid dalam agenda silaturahmi dan dialog di Karangampel.
FORWIT Indramayu Timur bersama anggota DPRD H. Durosid dalam agenda silaturahmi dan dialog di Karangampel. · Foto: ( Iyons74/ Narative.id )

NARATIVE.ID Indramayu, – Penguatan peran pers dalam mengawal demokrasi dan pembangunan daerah menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan Forum Wartawan Indramayu Timur (FORWIT) dengan anggota DPRD Kabupaten Indramayu Fraksi Golkar, H. Durosid, S.H.

Pertemuan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan dialog tersebut berlangsung di Kantin Pantai Tegal Agung, Desa Benda, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Sabtu (7/11/2026). Sejumlah pengurus dan anggota FORWIT hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua FORWIT Abdul Gani mengatakan, organisasinya dibangun sebagai wadah bagi para jurnalis untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai unsur pemangku kepentingan. Namun, kolaborasi tersebut tetap harus berjalan dengan menjaga independensi dan profesionalisme pers.

Menurut Abdul Gani, pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Selain menyampaikan informasi kepada masyarakat, wartawan juga memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Dia menilai, hubungan antara pers, eksekutif, legislatif, dan yudikatif perlu dibangun secara konstruktif agar setiap unsur dapat menjalankan tugas dan kewenangannya secara optimal.

"Sejak awal FORWIT dibentuk sebagai wadah jurnalis yang mengedepankan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Namun, profesionalisme dan independensi wartawan harus tetap menjadi pegangan," kata Abdul Gani.

Abdul Gani juga menyoroti tantangan dunia jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, media sosial kerap menjadi ruang penyebaran informasi yang belum terverifikasi sehingga wartawan dituntut lebih teliti sebelum mempublikasikan sebuah berita.

Dia mengingatkan seluruh anggota FORWIT agar konsisten menerapkan prinsip 5W+1H serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Selain menjalankan fungsi pemberitaan dan pengawasan, FORWIT juga berupaya memperluas kontribusi melalui kegiatan sosial. Memasuki tahun ketiga berdirinya organisasi tersebut, pengurus merencanakan pemberian santunan kepada 30 anak yatim piatu.

Program tersebut menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah kecamatan. Setelah sebelumnya digelar di Juntinyuat dan Karangampel, kegiatan tahun ini direncanakan berlangsung di Kecamatan Krangkeng.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina FORWIT H. Makali Kumar, S.H., menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Menurut Makali, kompetensi menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dia mengibaratkan derasnya informasi di media sosial seperti air banjir yang melimpah tetapi belum tentu bersih. Sebaliknya, produk jurnalistik yang melalui proses verifikasi dan konfirmasi diharapkan menjadi sumber informasi yang lebih terpercaya bagi masyarakat.

"Di tengah banjir informasi digital, masyarakat tetap membutuhkan berita yang terverifikasi, berimbang, dan beretika. Wartawan FORWIT harus mampu menghasilkan karya jurnalistik yang dapat dipertanggungjawabkan serta bebas dari hoaks," ujar Makali.

Di sisi lain, anggota DPRD Kabupaten Indramayu Fraksi Golkar, H. Durosid, S.H., menyambut positif pertemuan tersebut. Dia menilai komunikasi antara wakil rakyat dan insan pers penting untuk mendukung penyampaian aspirasi masyarakat.

Sebagai anggota legislatif dari daerah pemilihan Indramayu Timur, Durosid menyatakan terbuka terhadap masukan dan kritik konstruktif dari wartawan maupun masyarakat.

Kemitraan dengan pers, menurutnya, dapat menjadi salah satu sarana untuk mengetahui persoalan di lapangan sekaligus menyampaikan informasi mengenai program dan kebijakan pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada agenda silaturahmi, tetapi berlanjut menjadi komunikasi yang produktif. Dengan tetap menjaga independensi masing-masing pihak, pers dan legislatif diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong pemerintahan yang transparan dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Reporter: Iyons74

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
ADVERTISEMENTpromo aplikasi inline berita
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Jawa Barat

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT