NARATIVE.ID Indramayu, – Aksi penyampaian aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus di Kabupaten Indramayu, Kamis (29/10/2026), sempat diwarnai ketegangan dan aksi saling dorong dengan aparat kepolisian. Namun, situasi akhirnya terkendali setelah Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. turun langsung menemui massa dan membuka ruang dialog.
Aksi mahasiswa berlangsung di dua titik, yakni Pendopo Kabupaten Indramayu dan Gedung DPRD Kabupaten Indramayu. Dalam aksinya, mahasiswa mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Indramayu dan DPRD.
Ketegangan sempat terjadi saat mahasiswa menyampaikan tuntutan di kawasan pendopo hingga berlanjut di depan Gedung DPRD. Meski demikian, situasi tidak berkembang menjadi kericuhan berkepanjangan.
Kapolres Indramayu bahkan terlihat duduk bersama mahasiswa di atas aspal untuk meredakan ketegangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan persuasif kepolisian agar penyampaian aspirasi dapat dilanjutkan melalui komunikasi langsung.
Upaya dialog kemudian membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.12 WIB, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Indramayu menemui mahasiswa untuk mendengarkan tuntutan yang disampaikan.
Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, dinamika yang terjadi selama aksi merupakan bagian dari situasi pengamanan di lapangan. Namun, secara umum kegiatan berlangsung aman dan terkendali.
“ Terkait situasi tadi, itu dinamika, kita fokus untuk melakukan pengamanan. Adapun secara keseluruhan jalannya aksi unjuk rasa berjalan dengan baik hanya ada sedikit dinamika,” ujar Tarno.
Ia menjelaskan, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam mengawal aksi. Menurutnya, pengamanan tidak hanya berorientasi pada ketertiban, tetapi juga memastikan masyarakat, termasuk mahasiswa, tetap dapat menggunakan haknya menyampaikan pendapat di muka umum.
Apresiasi juga disampaikan kepada mahasiswa dan seluruh pihak yang turut menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.
Sekitar pukul 19.00 WIB, massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri. Aktivitas di sekitar Gedung DPRD Kabupaten Indramayu kembali berjalan kondusif.
Aksi tersebut menjadi pengingat bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari ruang demokrasi. Di sisi lain, tuntutan evaluasi terhadap pemerintah daerah dan DPRD juga membutuhkan tindak lanjut serta jawaban konkret dari pihak yang menjadi sasaran aspirasi, bukan sekadar berakhirnya kegiatan demonstrasi.
iyos


▶
▶
▶
▶

Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
NARATIVE.ID · Pendidikan
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
NARATIVE.ID · Teknologi & Kreatif
Narative.id Malang · Hukum & Keamanan
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Jawa Timur · Hukum & Keamanan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR