Narative.id Jawa Barat · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Ekonomi & Usaha

Nyari Gawe Perluas Akses Kerja di Jabar, 2.887 Lowongan Dibuka dari Bekasi hingga Luar Negeri

Nyari Gawe membuka 2.887 lowongan dari 23 perusahaan melalui Bursa Kerja Online Edisi #6 di Bekasi, termasuk peluang kerja dalam dan luar negeri.
Nyari Gawe Perluas Akses Kerja di Jabar, 2.887 Lowongan Dibuka dari Bekasi hingga Luar Negeri

NARATIVE.ID, BEKASI — Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperluas akses pencari kerja melalui platform Nyari Gawe, dengan menyediakan 2.887 lowongan dalam Bursa Kerja Online Edisi #6 yang digelar di Kota Bekasi.

Bursa kerja tersebut menghadirkan 23 perusahaan dengan 68 posisi aktif. Lowongan yang tersedia tidak hanya untuk penempatan di Bekasi, tetapi juga mencakup Indramayu, Cirebon, hingga sejumlah negara tujuan pekerja migran.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jabar mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan melalui kanal digital, di tengah tingkat pengangguran Jawa Barat yang masih menjadi tantangan.

Badan Pusat Statistik mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka Jawa Barat pada Mei 2026 sebesar 6,61 persen. Dari sisi pendidikan, TPT lulusan SMK tercatat 10,64 persen, lebih tinggi dibanding sejumlah kelompok pendidikan lainnya.

Ribuan Lowongan dari Berbagai Sektor

Dalam Bursa Kerja Online Edisi #6, PT Alzubara Manpower Indonesia membuka 1.181 posisi di sektor hospitaliti dan otomotif dengan persyaratan minimal SMA/SMK.

PT Bina Adidaya Mandiri Internasional menawarkan 377 posisi, sedangkan PT Bahana Putra Abadai membuka 304 posisi dengan penempatan antara lain di Bekasi, Indramayu, dan Cirebon.

Tersedia pula lowongan kerja ke luar negeri, antara lain untuk Turki, Taiwan, dan China. Posisi yang ditawarkan mencakup housekeeping, kitchen steward, hingga tukang las. Dalam keterangan penyelenggara, kisaran gaji sejumlah pekerjaan luar negeri disebut mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta.

Perusahaan peserta juga menegaskan proses pendaftaran tidak dipungut biaya administrasi dan tidak menggunakan perantara atau calo.

Pengangguran Jadi Tantangan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti tingginya pengangguran di Kota Bekasi meskipun daerah tersebut memiliki basis industri yang besar.

“Tantangan terberatnya bagi Bekasi adalah angka pengangguran, terutama warga setempat, yang masih relatif tinggi,” kata Dedi saat membuka bursa kerja, Senin (26/10/2026).

Ia mendorong pemerintah kabupaten dan kota memperluas penyebaran informasi lowongan melalui platform daring maupun media sosial pemerintah daerah.

“Caranya adalah membuka ruangan kerja online. Setelah itu, dilanjutkan kepala daerah kabupaten kota, bisa pakai media sosial TikTok pemerintah daerah. Agar masyarakat punya akses terhadap pemerintah,” ujarnya.

Tidak Hanya Bekasi

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat I Gede Agung Kim Fajar Wiyati Oka mengatakan ketersediaan lowongan dalam rangkaian bursa kerja di Jawa Barat menunjukkan tren peningkatan.

Ia mencontohkan Karawang sebelumnya menggelar job fair dengan sekitar 1.400 lowongan. Dalam kegiatan berikutnya juga terdapat tambahan ratusan lowongan melalui skema bursa kerja online.

Menurutnya, keberlanjutan program sangat bergantung pada kesiapan pemerintah kabupaten dan kota untuk menggelar bursa kerja secara berkala serta mendorong perusahaan memasukkan kebutuhan tenaga kerja ke platform Nyari Gawe.

Pemprov Jabar juga meminta perusahaan lebih aktif menggunakan platform tersebut agar informasi lowongan dapat dijangkau pencari kerja dari berbagai daerah.

Pencari Kerja Mulai Membanjiri Lowongan

Wali Kota Bekasi Tri Adhiyanto menyebut respons pencari kerja cukup tinggi. Sejumlah posisi bahkan menerima pendaftar melebihi kuota lowongan yang tersedia.

Ia juga menekankan pentingnya mekanisme rekrutmen resmi untuk mencegah praktik percaloan dan penipuan.

Selain menyediakan lowongan dalam negeri, bursa kerja tersebut digunakan sebagai sarana verifikasi peluang kerja ke luar negeri.

Lowongan yang tersedia juga mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi, dengan batas usia pada sejumlah posisi mencapai 45 tahun.

Pemprov Jabar berharap integrasi bursa kerja daerah dengan aplikasi Nyari Gawe dapat memperluas akses informasi pekerjaan, sekaligus mempertemukan kebutuhan industri dengan pencari kerja dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
ADVERTISEMENTpromo aplikasi inline berita
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi Narative.id Jawa Barat

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT